Kamis, 18 Juni 2015

Pria yang mengisi masa SMPku, apakabar?

"Amelia? Gendut? Kamu gak bales pesan aku? Jagoan? bales dong yank.... Pokoknya jangan bertingkah aneh-aneh, ruginya di kamu yank. inget jenis kelamin. aku sayang kamu ndut"

.
Facebook, May 13 2010 08;34 PM
Setelah itu kita ngobrol sebentar lalu offline, 
Tidak lagi bertukar kabar,
Menjalani kehidupan SMA,
dan berpisah.

Sangat tiba-tiba dan tanpa jejak.

Hai kamu kenangan di masa SMPku, apa kabar? 
Kemarin malam aku terpikir untuk berucap terima kasih kepadamu setelah tidak sengaja melihat kembali pesanmu di masa itu.  Berucap terima kasih ya, bukan baper, ngungkit atau galauin masa lalu lagi. Aku ucapin terima kasih disini karna aku tau bahwa aku dan kamu akan sangat susah berkomunikasi lagi. Itu bisa dilihat dari fakta bahwa kamu adalah alumni SMP Strada MU yang gak pernah ngumpul bersama angkatan 2010, kamu hilang dan tidak ada tau jejakmu bahkan sahabat dekatmu dulu. Jadi disini aja, siapa tau kamu baca.

Jika aku ingat-ingat, hari yang kita lewati........... sangat banyak ya hahahaha, namun aku sama sekali tidak pernah berterima kasih kepadamu. 

Saling mencibir di saat MOS hingga ingin aku ajak berantem kamu di depan pohon sekolah, namun sayang kecepatan supirku lebih cepat menjemputku daripada jalanku ke arahmu.

Kenalan kita dimulai ketika aku bergabung dengan redaksi mading dan kamu ingin menulis DUDU di dalam mading pertamaku.
Baikan dan bertukar nomor hp di acara promosi pensil stabilo.
Kamu telepon aku dan aku tidak mengangkatnya karna kukira itu nomor orang aneh di kelasku,

Sampai akhirnya aku angkat dan itu............. kamu.
Kita berbincang satu jam lebih dan bercerita satu sama lain, saat itu kamu masih menghubungiku menggunakan telepon rumah. Kamu mengatakan bahwa besok kamu akan menghubungiku lagi di jam 4 sore.
Keesokannya dari jam 3 aku sudah siap-siap. Ketika jam pas menunjukkan angka 16.00 teleponku berdering dan itu kamu. Kamu mengatakan bahwa kamu juga sudah menunggu jam 4 dari tadi.

Kamu menyatakan cinta pada tanggal 23 Agutus 2007 di tengah lapangan sekolah ketika istrahat, dengan ditonton oleh banyak orang, akupun menjawab "iya mau". Aku ingat setelah itu kamu mentraktir teman-temanmu dengan susu kacang karna aku menerimamu.

Cerita kitapun di mulai....

  • Kita jadian, melakukan persaingan pada saat pemilihan waketos di tahun pertama SMP, 
  • LDK OSIS pertama ketika kamu terpilih menjadi waketos dan aku sekretarisnya disitu kamu memberikanku coklat tobleron putih, 
  • Pegangan tangan di bulan ketiga dan saat itu aku seperti tersetrum (maklum baru pertama kali),
  • Karyawista ke kebun raya bogor, 
  • Bikin majalah sekolah bareng, 
  • Jadi panitia LDK, Persami, HPS, Natal, Paskah, Pensi dan acara-acara sekolah lainnya selama 3 tahun. Kita selalu jadi panitia bareng tapi tidak pernah sekelas karna guru-guru tau kita pacaran,
  • Cemburu-cemburuan sampe badmood seharian, 
  • Nangis bareng di kelas pas berantem,
  • Berantem besar sampai tidak berbicara setengah tahun, lalu kembali berbaikan di kelas tiga karna nazarmu "kalo lulus tes masuk Gonzaga gw bakal minta maaf sama Amel". Aku ingat saat itu kamu mengunjungiku ketika aku sedang latihan MD. 
  • Kita sempet 3x kali putus dan kamu menjalin hubungan dengan wanita lain tapi itu hanya berlangsung sebentar dan saat itu kamu tetap menghubungi aku. Hanya sebentar kamu mengakhiri cerita dengan mereka dan kembali melanjutkannya denganku karna katamu mau kemanapun pasti ujungnya balik ke aku. Akupun merasakan yang sama dulu.

begitu terus hingga tiga tahun dan kita lulus SMP.

Terima kasih ya :)
Terima kasih sudah membuat masa itu terasa sangat berwarna.
Terima kasih juga sudah mengenalkanku kepada keluargamu, terutama Alm. Mamamu. 
Aku turut berduka ya bombay...
Beberapa bulan sebelum beliau meninggal, beliau sempat menghubungiku di fb dan kita sempat ngobrol sebentar. Dia tetap ramah, itu terlihat dari isi pesannya danjuga ketika aku pergi ke rumahmu bersama kakak dan irene, senyum yang mirip dirimu tak pernah lepas dari wajahnya.
Maaf aku tidak datang pada saat pemakamannya, waktu itu sedang banyak sekali urusan dan aku terlalu takut untuk bertemu kalian, terutama kamu.


Kata-kata pada pembukaan blogku ini tidak aku sangka adalah kata yang mengakhiri semua cerita kita. Sangat tiba-tiba dan tidak ada jejak. Seperti saat kita jadian. Sangat tiba-tiba dan tidak berjejak.

Anw, aku senang karna aku tahu kamu sudah bahagia dengan gadismu sekarang. Akupun juga begitu. Kita sudah sama-sama menemukan calon yang akan mendampingi kita nanti. Amien :)

Aku sudah punya pacar yang sangat amat aku sayang bay. Aku sudah memilih yang terbaik, seperti pesan kamu dulu. Dia baik meskipun rada ketus dan cuek. Dia punya beberapa pola pikir yang mirip dengan dirimu. Kegilaannya pada olahraga menyamai dirimu, hanya saja olahraga yang kalian minati berbeda.

Sentuhan tangannya hangat, aku berharap tangannya itu tidak akan pernah melepaskanku walau dalam situasi apapun. Kapan-kapan kalo Tuhan mengijinkan, akan aku kenalkan kepadamu ya! Lelaki yang berhasil mengambil porsi yang sama dengan dirimu dulu. Aku sangat menyayanginya, sangat amat menyayanginya hehe :)

Akhir kata, pesanku untukmu adalah.... kamu harus bahagia ya bombay! Maaf kalo aku ada salah baik sengaja maupun gak disengaja. Salam untuk kakak, adikmu, dan ayahmu, aku harap mereka selalu sehat dan bahagia. Oia titip pesan juga untuk gadismu "jaga (namamu) baik-baik ya!" karna yang aku tau, spesies orang Bali kaya kamu langka. Godblss :)

Nihh sepenggal buku diary gw pas SMP yang isinya dari dia, kalo gw baca lagi tuh buku bikin pengen lupa ingatan aja deh. Alay bangets gw. Ghelaaaaaa! Hahaha.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iya, aku salah.

Aku sudah bertanya-tanya puluhan bahkan ribuan kali. "Ini nyata? Apakah aku benar-benar menjadi pribadi yang seperti ini?" Setelah...