Posisikan diri kamu sebagai orang awam yang tidak tahu apa-apa lalu kamu menyalakan televisi untuk menonton acara siang itu. Channel kamu berhenti di sebuah berita yang berjudul "Seorang Kakek Terbunuh dengan Pisau dan Badannya Dimutilasi". Setelah kamu simak berita itu lebih lama, ternyata pembunuhnya adalah seeorang yang masih muda, segar, sehat, dan saat ditanyakan oleh polisi apakah dia menyesal telah membunuh kakek itu, dia mengatakan "tidak".
Kita stop sampe situ, dan saya akan menanyakan apa yang ada dipikiranmu? dia manusia tidak ada moral? dia manusia tidak punya belas kasihan? dia manusia yang keji dan menjijikan? atau kamu malah berpikir bahwa dia bukan manusia tetapi binatang?
Itu adalah pikiran yang pada umumnya akan dimiliki setiap orang di jaman sekarang ini, tidak heran sih jika manusia jaman sekarang memiliki pikiran seperti itu. Kenapa saya bilang tidak heran? karna manusia jaman sekarang pada umumnya hanya melihat dengan sebelah mata, mereka malas untuk mengatahui lebih dalam lagi, malas untuk memperdulikan sesamanya.
Lanjut, setelah diselidiki lebih lanjut ternyata pembunuhan ini terjadi karena dendam masa lalu, dulu sang kakek adalah pembunuh dari ayah tersangka tersebut, sang kakek membunuhnya di depan mata kepala anak itu sendiri dan ternyata pembunuhan itu berhasil dimenangkan oleh si kakek karena "uang" dan "perlindungan" dari orang-orang yang memang memiliki kuasa hukum saat itu *mereka disuap*.
Kita berhenti lagi di situ dan saya menanyakan lagi apa yang ada dipikiran anda? ohh, pantes aja kakek itu dibunuh? kasihan sekali anak itu, tapi gak seharusnya sampe dimutilasi? ternyata emang kakek itu yang salah, wajar aja kalo dia bunuh kakek itu? atau pikiran yang lainnya?
Semua pikiran itu tidak penting sebenarnya, karna saat itu sudah ada yang menjadi "korban" dan sudah ada yang menjadi "pembunuh" . Kalo saya tanya, menurut kalian siapa yang korban dan siapa yang pembunuh? kakek itu pembunuh dan anak itu hanya balas dendam dan akhirnya jadi pembunuh juga? atau bagaimana? Banyak yang kalian pikirkan kan? dan sebenarnya pertanyaan yang paling ingin saya tanyakan adalah
"kalian hanya kepo ikut-ikutan mikirin orang ini atau kalian memang benar-benar perduli?"
Saat anak itu tau bahwa ayahnya meninggal dengan tidak adil, dia mencari bantuan atau bahkan mungkin meminta pembelaan dari banyak orang tetapi yang dia dapatkan adalah "tidak ada" . Semua orang tidak mau perduli dan bahkan ternyata kasus itu ditutup dengan tidak adil. Dia tidak punya siapa-siapa dipihaknya, dia tidak punya orang yang percaya sama dia, dia tidak punya orang yang mendukungnya dan memberitahukan apa yang harus dia lakukan dan akhirnya dia membunuh. Apa yang kalian lakukan setelah dia membunuh? memikirkan semua yang jelek-jelek tentang lelaki ini. Dan setelah tau kenyataannya kalian baru mengubah pikiran kalian dan baru menyesali pemikiran kalian.
Secara tidak sadar, kita juga melakukan hal itu. Saat teman kita punya masalah, kita menanggapi dengan ogah-ogahan seakan ini bukan masalah yang penting, padahal mungkin itu hidup matinya teman kalian dan apa yang akan dia lakukan setelahnya adalah tergantung kalian tapi kalian jawab dengan acuh tak acuh atau bahkan memberi saran yang tidak baik. Jadi siapa pembunuh sebenarnya?
Kita juga sering mencap 1 teman kita karna omongan orang-orang yang bahkan belum tentu keakuratannya, membully orang karna katanya dia seorang "kleptomania" dan akhirnya karna semua orang menjulluki dan membully dia seperti itu, dia beneran menjadi kleptomania. Jadi siapa pembunuh sebenarnya?
Kita juga sering memandang seseorang sebelah mata, misalnya teman kita yang mempunyai dosa masa lalu, lalu kita menjauhi dan menyebarkannya, padahal mungkin teman kita itu sudah berhenti dari dosanya itu. Tapi karna omongan dan gosip yang kita sebar dia menjadi depresi dan akhirnya bunuh diri/gila. Jadi siapa pembunuh sebenarnya?
Kenapa seseorang suka mencari perhatian? karna mungkin dia tidak diperhatikan di rumah
Kenapa seseorang bisa tumbuh jadi orang yang keras? karna mungkin didikan dia di rumah
Kenapa seseorang bisa mencuri? mungkin situasi dan kondisi yang mengharuskan
Kenapa seseorang bisa tumbuh sbg pemaaf? karna dia pernah mengalami dimaafkan
Kenapa seseorang bisa sayang sm seseorang? karna dia pernah disayang dan tau rasanya disayang
Kenapa seseorang bisa berlaku tidak adil? kana di pernah diperlakukan tidak adil
Setiap cerita pasti memiliki cerita, karna semua manusia diciptakan pada dasarnya adalah baik, gak ada yang jahat. Tapi sadar atau tidak sadar terkadang kita adalah 'pembunuh' dari sisi baik seseorang. Kita terlalu malas untuk memperhatikan mereka, spend waktu buat mereka, dengerin setiap pendapat mereka dan jadi brother/sisternya. Dan jangan sampai 'kamu' jadi pembunuh dan mereka korbannya.
Gunakan kemampuan, kepribadian, bahkan waktu kita untuk hal yang berguna, bukan untuk hal-hal yang jelas-jelas gak berguna.
Terima kasih.
Janganlah engkau menuntut balas, dan jangalah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah Tuhan" Imamat 19;18
Tidak ada komentar:
Posting Komentar