Selasa, 15 Oktober 2013

BAGIIN KASIH :D

Hai bloger, sebelomnya amel mau ngucapin selamat lebaran ya buat saudara-saudara kita yang merayakan. Smoga pengorbanan mbing dan embe tidak sia-sia ya ;) . Okei, amel baru aja balik dari puncak nih. Asli puncak sepi dan dingin bingit, saking sepinya sampe" kalo ke restoran pada keabisan pelayan. Hahaha, pulang dari puncak gw ngerasa bosen dan akhirnya memutuskan buat nonton film-filmm yang dikasih sama kakak gereja gw. Thank you koko Yere buat filmnya, kece banget dah :D

Film yang gw tonton judulnya "Warm bodies" wuu seksi banget ya judulnya. Hahaha, dari film ini gw dapet sebuat pelajaran yang mau gw bagiin ke kalian" para pembaca setia gw. Sebelumnya, gw bahas dlu ya sinopsis film ini kaya gimana, cekidot :
Film ini mengisahkan tentang seorang zombie yang kehilangan arah, gatau hidupnya ngapain, hari-harinya cuma dia abisin dengan bengong dan jalan-jalan tanpa arah. Bahkan dia gak bisa berkomunikasi dengan sesamanya zombie kecuali emang dia mau berburu buat makan, dan dia juga gatauu dia punya nama siapa pas msih hidup. Makanan zombie adalah manusia, mereka benci manusia karena merekapun ditolak oleh manusia. Ketika manusia melihat mereka, manusia itu hanya akan menembakkan senjatanya tanpa pandang bulu. Suatu ketika satu zombie ini dan teman-temannya berburu dan zombie ini ketemu satu cewe dan dia makan pacarnnya cewe ini. Zombie itu kalo makan otak dari salah satu manusia maka ingatan manusia itu akan merasuki dia juga. Simple aja pas temen"nya zombie ini mau makan cewe ini, dia nyelamatin cewe ini, karna dia abis makan otak cowonya si cwe. Zombie ini akhirnya nyelamatin cewe ini dan akhirnya mereka berteman. Ngerasa diterima oleh seseorang, detak jantung si zombie kembali aktif, dan endingnya karna dia dicintai zombie ini bisa hidup kembali, dia punya nama, bahkan temen"nya pun yang jga pemakan manusia ketika ngeliat mereka 'zombie' mau diterima. Perlahan-lahan manusia dan zombiepun bisa hidup saling membantu dan zombie" itu bisa hidup kembali"
 Simple banget kan? gw kembali mau mengkritisi film ini. Coba deh kalo kalian lihat sekarang, di jaman sekarang ini banyak banget 'zombie' dalam tanda kutip ya. Banyak orang-orang di luar sana yang hidupnya gatau arah, cuma ikud arus dunia, gapunya tujuan, bahkan mereka mulai melupakan siapa diri mereka. Padahal mereka udah jelas adalah "orang yang sangat dikasihi Tuhan".  Banyak pula 'zombie' yang ditolak kan? mereka yang tidak diperhatikan atau bahkan mungkin kalian adalah salah satu manusia yang menolak mereka? . Mereka di luar sana, yang sendirian, yang tanpa arah, dan gatau tujuan itu BUTUH kalian guys. Kalian tau kan seberapa butuhnya mereka dengan yang namanya sebuah 'kasih'. Kasih yang bahkan bisa bikin mereka hidiup lagi. Kasih yang bisa bikin mereka balik lagi jadi manusia yang punya tujuan hidup. Buat gw, perasaan diterima itu sangat penting. Saat kalian diterima kalian akan ngerasain yang namanya kenyamanan. Tapi sebelum diterima, belajarlah untuk menerima dan membagikan kasih temen".

Dan pertanyaannya adalah kalian mau jadi orang kaya cewe itu yang membagikan kasih dan membuat zombie itu hidup lagi meski dia tau zombie itu telah membunuh pacarnya? atau kalian larut dalam kesedihan dan tidak menyelamatkan seorang jiwapun? Hidup itu udah di atur sama Dia temen". Selama bisa membagikan yang namanya kasih dan rasa nyaman kenapa tidak? Gak ada gunanya mengingat kesalahan di masa lalu dan larut dalam kesedihan.
GBU :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Iya, aku salah.

Aku sudah bertanya-tanya puluhan bahkan ribuan kali. "Ini nyata? Apakah aku benar-benar menjadi pribadi yang seperti ini?" Setelah...