Ini video gw tonton waktu acara RTS beberapa bulan yang lalu. Video ini selalu nguatin gw setiap kali nontonnya. Bukan karena tokoh yang ada di video ini. Tapi karena ini gw bener-bener alamin di kehidupan gw. Sebelum baca tulisan bawahnya. Tonton videonya dlu yaaa :)
Di video itu menceritakan ttg Derek Redmon. Atlet yang handal, banyak hal bisa dia lewatin. Di situ ada Derek yang sedang bersiap untuk mengikuti perlombaan. Seperti kita yang sedang mempersiapkan rencana kita ke depan. Kita berpikir apa yang akan kita lakuin. Semua sudah kita rencakan dengan baik dengan sebaik-baiknya. Entah yang kita rencakan mengenai pekerjaa kita, atau percintaan kita, sekolah kita, keluarga kita, pertemanan kita. Atau apapun, kita selalu merencakannya dengan baik. Demikian juga Derek Redmon, dia sudah merencanakan kalau dia harus memenangkan kompetisi ini.
Setelah dia berlari, ternyata dia melakukan kesalahan dan akhirnya dia terjatuh. Seperti kegagalan yang sering kita alami. Banyak kegagalan yang terjadi dengan apa yang sudah kita rencakan. Semua seperti bukan bayangan kita. Banyak yang menyuruh Derek untuk berhenti dari pertandingan, "Sudahlah, kamu tidak bisa melanjutkan ini, berhenti saja" mungkin perkataan seperti itu yang terlontar dari mulut orang-orang yang mencoba menghentikan dia, namun Derek tidak mau menghiraukannya dan dia terus berlari. Dia merasa bahwa semua orang tidak mengerti apa yang dia inginkan yaitu "Dia ingin mencapai inpiannya apapun yang terjadi".
Perhatikan di sini, setelah beberapa saat Derek berusaha untuk tetap tegar dan melanjutka pertandingan, ada seseorang yang menerobos security dan menghampiri dia. Siapa dia? Ayahnya. Kalian bisa bayangin seberapa malunya Derek? Dia tidak bisa apa-apa dan berusaha untuk tegar di depan semua orang. Namun, di sisi ayahnya dia menangis karena pasti ayahnya tau sepenuhnya apa yang anaknya rasakan.
"You dont have to do this" he hold his son
"Yes i do" he replied
"Well then, were going finish this together"
Dan mereka pun menyelesaikan pertandingan dengan baik. Mungkin mereka emang gak menang, malah mungkin mereka gak menang. Tapi, gak semua orang tau siapa yang menang saat pertandingan itu tapi semua orang tau siapa yang berusaha menyelesaikan pertandingan itu.
Seperti Derek, mungkin kitapun sudah pernah mengalami hal yang sama. Saat sudah mengharapkan yang indah di depan dan ternyata semuanya gagal. Kita merasa sangat malu, kita tetap merasa sok cuek dan akhirnya meninggalkan perasaan yang dingin di hati kita. Banyak orang-orang yang mengejek kita, kita tetap sok tegar dan berjalan dengan membekukan hati kita. "ih kok bapak lu kok gitu sih?" , "ih kok lu jelek sih?", "ih kok lu gini sih gitu sih dan sih sih lainnya" Tapi kalian tau gak satu hal?
Kalian sebenernya hanya perlu percaya. Dia gak akan tinggalin kalian sampe tergeletak. Akan tiba saatnya dimana "AYAH" kita. Mungkin bukan ayah kita di bumi, tapi ayah kita yang di surga yang bakal bela kita dan ajak kita jalan sama-sama lewatin masalah-masalah yang ada di depan kita. Mungkin kalian broken home, mungkin kisah cinta kalian gak seperti yang kalian harepin, mungkin kalian dihianatin temen-temen kalian. Hey, tetep berpegang teguh sama Tuhan, Dia gak akan tinggalin kalian. Mungkin gak akan ada di bumi ini yang tepuk tangan karna kalian kenal Tuhan. Tapi kalian harus tau nanti, di surga nanti.. Malaikat-malaikat yang akan bertepuk tangan dengan bangga karena kalian tetep hidup di jalan yang seharusnya tanpa terpengaruh oleh lingkungan. Ayo jadi berkat temen-temen. Tuhan sayang kalian. Dan dia peduli apa yang kalian rasain. Yang bikin kalian sempurna bukan apa yang kalian punya baik di kecantikan, keuangan atau apapun. Tapi kalo kalian punya Tuhan di hati kalian, percaya sama gw hidup kalian itu lebih dari sempurna. Gbu :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar